Blog

Blog ini dibuat untuk tugas mata kuliah wajib Teknik Industri semester 6 yaitu Sistem Manajemen Informasi (ENIE600024) dengan kode kurikulum: 01.07.04.01-2012 dengan bobot 3 SKS dengan dosen pengajar Ir. M. Dachyar M.Sc

Sunday, June 15, 2014

Sistem Kerja Sekolah Sosial Informasi (SSWIS): Sebuah Database Relasional bagi Pekerja Sosial Sekolah

Setelah meninjau sistem manajemen informasinya. Kantor Sekolah Pekerjaan Sosial Winston-Salem/Forsyth County Star memulai proses untuk meningkatkan pengumpulan data dan manajemen informasi. Hasilnya adalah terciptanya Sistem Informasi Sekolah Pekerjaan Sosial, database relasional ini dirancang dan dikembangkan oleh para pekerja sosial sekolah sendiri. Artikel ini meninjau proses pengevaluasian sistem yang ada, mengembangkan dan menerapkan sistem baru, evaluasi dan pengembangan lanjutan dari sistem baru, dan implikasi untuk praktek pekerjaan sosial lebih lanjut. Artikel ini dimaksudkan untuk memberikan pekerja sosial sekolah dengan informasi yang diperlukan untuk mengembangkan sistem serupa.

Sistem Arsitektur dari Informasi Manajemen Risiko untuk Rumah Sakit Pusat: Studi Kasus CHTMAD

Di lembaga-lembaga modern, manajemen risiko memainkan peranan penting untuk meminimalkan kemungkinan efek samping dan memberikan kontribusi untuk meningkatkan kualitas jasa pengiriman. Dalam perawatan kesehatan , manajemen risiko yang efektif hanya mungkin jika didukung oleh sistem informasi yang dapat menghasilkan ukuran kualitas tinggi dan indikator risiko yang bermakna. Indikator-indikator ini akan memungkinkan organisasi kesehatan untuk menilai diri sendiri dengan mengidentifikasi gap dan peluang untuk perbaikan di beberapa perbatasan. Sebuah dorongan organisasi tersebut tidak hanya untuk daya saing, tetapi juga untuk tujuan benchmarking, akreditasi dan sertifikasi. Selain itu, pemantauan indikator tertentu sering dibutuhkan oleh pengawasan tersebut. Namun, pengembangan sistem manajemen risiko dapat menjadi proses yang sulit karena kompleksitas yang melekat pada sistem yang didapatkan melalui observasi (klinikal). Makalah ini menyajikan sebuah arsitektur untuk pelaksanaan sistem informasi manajemen risiko, menggunakan studi kasus CHTMAD, rumah sakit pusat di Portugal.

DFD untuk mendukung pengguna spreadsheet professional

Spreadsheet merupakan model programming yang digunakan secara luas di industri, terutama pada bisnis yang membutuhkan aplikasi untuk menjalankan kegiatannya,  berkat tingkat fleksibilitas dan intiutif. Mirip dengan pengembangan perangkat lunak, pengguna spreadsheet professional meminta dukungan untuk memelihara dan memindahkan lembar kerja mereka.

Dalam paper ini, pertama-tama kami mempelajari masalah dan informasi yang dibutuhkan pengguna spreadsheet professional dengan menggunakan survey yang disebar di perusahaan finansial yang besar. Berdasarkan kebutuhan ini, kemudian kami menggunakan sebuah pendekatan untuk mengolah informasi dari spreadsheet dan menyajikannya dalam bentuk yang ringkas dan mudah untuk dimengerti dengan menggunakan leveled DFD. Pendekatan kami ini didapatkan dari tiga pandangan yang berbeda berdasarkan aliran data dan membuat penggunanya untuk menganalisis DFD  dalam alur atas ke bawah juga dengan menggunakan teknik memotong (slicing).


Untuk mengevaluasi kegunaan dari pendekatan yang kami ajukan, kami menggunakan interview berlanjut dengan sembilan studi kasus dengan menyesuaikan kondisi industri. Hasil dari evaluasi ini terlihat jelas mengindikasikan permintaan dan kegunaan dari pendekatan kami dalam memudahkan pemahaman dari spreadsheet.